Jaga Dua Sayap/ Dua Sisi, Ekonomi tidak akan tenggelam/jatuh
Sebagai anak Kuantan, kemampuan berenang mutlak dikuasai. Demikian juga dengan saya. Banyak motif yang melatarbelakangi, di antaranya yang utama adalah citra. Seorang anak yang tinggal di tepian Kuantan adalah aneh apabila tidak bisa berenang. Otomatis, dia akan menjadi sumber gunjingan dan bahan ejekan. Motif penting lain: permainan di sungai adalah permainan turun-temurun yang khas. Musim kemarau dan juga musim banjir justru dinanti-nanti. Pada musim kemarau, anak-anak dengan bebas dapat bermain-main di pasir dan kemudian dilanjutkan ke sungai. Sebaliknya pada musim banjir, anak-anak dapat bermain perahu di depan rumah sambil mengitari kebun buah-buahan yang bebas hambatan karena pagarnya sudah tenggelam oleh air. Kesemuanya itu menuntut suatu kemampuan dasar, yakni berenang. Keinginan untuk bisa berenang demikian kuatnya dalam hati saya, oleh karenanya berbagai cara ditempuh. Mulai dari mengikuti mitos kuno bahwa makan makanan yang pedas dapat mempercepat kepandaian berenang, samp...